Sabtu, 10 Januari 2015

Pengertian dan Sejarah HTML

SEJARAH HTML

HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya.

PERKEMBANGAN HTML

Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat.
Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.

HTML versi 1.0

Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).

HTMl versi 2.0

Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.

HTML versi 3.0

HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2.

HTML versi 4.0

HTML versi 4 ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini diambil. HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.

PENGERTIAN HTML

Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa markup yang umum digunakan untuk membuat halaman web. Sebenarnya HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Apabila di tinjau dari namanya, HTML merupakan bahasa mark-up atau penandaan terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut di gunakan untuk menentukan format atau style dari teks yang di tandai.

Fungsinya :
1.     Membuat, mendesain, dan mengontrol tampilan dari Web Page (Halaman Web) dan isinya.
2.     Mempublikasikan document secara online sehingga bias diakses, dilihat dan dari dan keseluruh dunia.
3.     Membuat online form yang bias di gunakan untuk menangani pendaftaran, transaksi secara online.
4.     Menambahkan object – object seperti image, audio, video dan juga java applet (aplikasi java seperti java game dll) dalam document HTML.

Pada dasarnya elemen HTML ada 2 kategori:

Kumpulan Tag HTML

apabila kita ingin belajar HTML, sebaiknya kita mengetahui macam - macam Tags yang ada pada HTML,,,
berikut ini adalah macam - macam Tags HTML beserta fungsi - fungsinya :
  • <!– –> Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
  • Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut
  • Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama
  • Sebagai awal dari Java applets
  • Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map
  • Membuat teks tebal
  • Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font
  • Memberi (suara latar) background sound pada halaman web
  • Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
  • Membuat teks berkedip
  • Tag awal untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap text, warna link & visited link

  • Pindah baris
  • Membuat caption pada tabel
  • Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar
  • Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser
  • Indents teks
  • Represents different sections of text.
  • Menambahkan sound or file avi ke halaman web
  • Seperti tag
  • Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks
  • Mendefinisikan input form
  • Mendefinisikan frame
  • Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame
  • Ukuran font
  • Mendefinisikan head document.

  • Membuat garis horizontal
  • Bararti dokumen html
  • Membuat teks miring
  • Image, imagemap atau an animation
  • Mendefinisikan input field pada form
  • Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag , ,
      and
    • )
  • Mendefinisikan client-side map
  • Membuat scrolling teks (teks berjalan) – hanya pada MS IE
  • Mencegah ganti baris pada teks atau images
  • Jika browser user tidak mendukung frame</li> <li><ol> Mendefinisikan awal dan akhir list</li> <li><p> Ganti paragraf</li> <li><pre> Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama</li> <li><script> Mendefinisikan awal script</li> <li><table> Membuat tabel</li> <li><td> Kolom pada tabel</li> <li><title> Mendefinisikan title</li> <li> <tr> Baris pada tabel</li> <li><u> Membuat teks bergaris bawah</li> </ul> <p> <span style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Arial; font-size: 13px; line-height: 20.7999992370605px; background-color: rgb(255, 255, 255);">Semoga bermanfaat......</span></p>

Pengertian dan Sejarah PHP

Seperti yang kita ketahui pemrograman jenis ini merupakan bahasa pemrograman yang berfungsi untuk pembuatan halaman web.

PENGERTIAN PHP

PHP (Hypertext Markup Language) merupakan suatu bahasa pemrograman yang berbasis Web Server untuk membuat halaman web dinamis. PHP digunakan untuk membuat aplikasi Web yang disusun oleh kode – kode (sintaks) yang diatur berdasarkan algoritma program yang dibuat.

SEJARAH PHP

PHP sendiri merupakan kependekan dari Personal Home Page atau Situs Personal. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. pada awalnya PHP bernama FI (Form Interpreted) yaitu sekumpulan Script untuk mengolah data “Form” dari Web.

Pengkodean yang dibuat oleh Rasmus kemudian dijadikan “Open Source” sehingga banyak para programmer tertarik untuk mengembangkan dan menggunakan bahasa pemrograman PHP yang kemudian interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C dan disertakan modul-modul ekstensi untuk meningkatkan kemampuan PHP/FI.


Pada perkembangannya sekitar tahun 1997, Zend menulis ulang interpreter PHP sehingga menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang “PHP: Hypertext Preprocessing”. 

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Dalam rentang waktu 5 tahun yakni pada juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini dilengkapi dengan memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Perbedaan PHP dan HTML

     Setelah kita mengetahui pengertian dan sejarah HTML dan PHP pada postingan saya sebelumnya,,sekarang kita akan membahas apa sih bedanya PHP dengan HTML??

     Dokumen html adalah dokumen [[HyperTextMmarkupLanguage]] yang akan tampil jika diaktifasikan oleh suatu tautan atau link yang di klik oleh user. Dokumen ini kemudian dibaca oleh browser.

     File yang mempunyai format html dibaca langsung oleh Browser. Disini, peran browser sebenarnya adalah “penterjemah” dari dokumen-dokumen yang ditulis dengan aturan kode HTML.

     Ini berbeda dengan program scripting dimana script dijalankan terlebih dahulu oleh server, di server sesuai dengan perintahnya dan kemudian hasil olahan script misalnya yang digunakan adalah PHP script dikirimkan ke browser. Browser akan membacanya sesuai dengan hasil olahan PHP. Jika script php mempunyai kesalahan operasi maka dokumen yang tampil juga akan menunjukkan kesalahan.

     Program php adalah scripting program harus diterjemahkan oleh [[WebServer]] melalui suatu Pre-Processor (semacam modul intepreter). Jadi, kalau Anda punya web-server tapi tidak memasang php processor, web server Anda belum bisa menjalankan script php. Hasil akhir script php biasanya dalam bentuk html yang diterima browser.

     Program dengan script php dapat berdiri sendiri ataupun disisipkan di antara kode-kode html. Bahkan dapat juga dikombinasikan dengan kode script yang berbeda asalkan lingkungan servernya mendukung hal tersebut.

     PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat [[ServerSide]] HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server.
Tipe Data PHP

Tipe data yang dapat diolah PHP adalah :
  • Integer : terdiri dari angka bulat positip dan negatif
  • Floating Point : terdiri dari angka pecahan
  • String : terdiri dari huruf atau teks dengan pemberian ‘ atau “
  • Objek : terdiri dari data dan method yang mempunyai objek
  • Array : terdiri dari sekumpulan angka yang sejenis
  • Boolean : terdiri dari true dan false

Operator PHP
  • Operator Aritmatika : + , - , * , / , %
  • Operator Increment dan Decrement : ++ $a, $a++, - - $a, $a - -
  • Operator Logika : &, or, xor, !, &&, | |
  • Operator Perbandingan : = =, = = =, !=, != =, <, >, <=, >=
  • Operator Ternary : (Ekspresi1) ? (Ekspresi2) : (Ekspresi3);
  • Operator Eksekusi : backticks ( ` ` ) atau tanda apostrophe (kutip) terbalik.
  • Operator Assignment : Operator assignment adalah “ = “, yang berarti operand disebelah kiri mendapatkan dari operand sebelah kanan.
  • Operator String : $a . $b